perencanaan keuangan · Uncategorized

Perlukah Perencanaan Keuangan

Perencanaan keuangan adalah sebuah proses untuk mencapai tujuan-tujuan hidup seseorang atau keluarga melalui manajemen keuangan yang tepat dan terencana dengan benar. Perencanaan keuangan berperan sebagai “roadmap” untuk mencapai tujuan-tujuan keuangan Anda di masa depan.

Pada dasarnya setiap orang yang mengelola keuangan memerlukan rencana keuangan, agar setiap proses yang terjadi dapat terpantau dan tertata dengan rapi. Lalu siapa saja yang memerlukan perencanaan keuangan ? Tentu saja semua orang memerlukan rencana keuangan seperti misalnya..

Ibu Rumah Tangga

Ibu rumah tangga butuh perencanaan keuangan untuk:

  1. Mengelola arus kas keluarga, manajemen utang dan mengurus investasi bulanan.
  2. Menyiapkan dana pendidikan anak sekolah.
  3. Menyiapkan dana hari tua (dana untuk pensiun).
  4. Mengelola risiko atas jiwa, kesehatan dan kehilangan pendapatan.
  5. Mempersiapkan dana untuk berlibur, dana beribadah dan pembelian asset, dana pernikahan anak dan lainnya.
  6. Mempersiapkan warisan yang adil agar tidak terjadi perpecahan dalam keluarga.

Karyawan

Karyawan butuh perencanaan keuangan untuk:

  1. Permasalahan mengelola arus kas, mengelola utang agar gaji bulanan tidak hanya numpang lewat.
  2. Meningkatkan pendapatan bulanan, tetapi tidak menguras waktu dan tenaga.
  3. Membeli rumah pertama dan kendaraan serta asset lainnya.
  4. Menyiapkan dana hari tua (dana saat pensiun) agar dapat mempertahankan lifestyle (gaya hidup) saat hari tua, padahal pendapatan sudah tidak sama saat masih bekerja di perusahaan.
  5. Mengelola risiko atas jiwa, kesehatan dan kehilangan pendapatan.
  6. Mempersiapkan dana untuk berlibur, dana menikah dan rencana keuangan sekunder lainnya.

Pekerja Profesi

Pekerja Profesi butuh perencanaan keuangan untuk:

  1. Mengelola arus kas keluarga, manajemen utang dan mengurus investasi bulanan.
  2. Mengelola risiko atas jiwa, kesehatan dan kehilangan pendapatan.
  3. Mengelola investasi agar dapat memenuhi tujuan keuangan.
  4. Mempertahankan lifestyle (gaya hidup) saat hari tua, padahal pendapatan sudah tidak sama saat masih bekerja.
  5. Mempersiapkan dana untuk berlibur, dana menikah dan rencana keuangan sekunder lainnya.
  6. Mewariskan bisnis atau usaha kepada keluarga.

Wirausaha / Entrepreneur

Wirausaha butuh perencanaan keuangan untuk:

  1. Mengelola arus kas keluarga, manajemen utang dan mengurus investasi bulanan.
  2. Mengelola risiko atas jiwa, kesehatan dan kehilangan pendapatan serta risiko bisnis (utang bisnis takutnya mempengaruhi kesehatan keuangan keluarga,dll).
  3. Mengelola investasi agar dapat memenuhi tujuan keuangan.
  4. Mengoptimalkan pajak
  5. Mewariskan bisnis atau kekayaan kepada keluarga

Perusahaan 

Perusahaan membutuhkan perencanaan keuangan, untuk membantu meningkatkan rasa aman dan nyaman para karyawan. Kecenderungan karyawan akan memiliki produktifitas yang baik, jika mereka merasa aman dan nyaman secara keuangan.

  1. Permasalahan mengelola arus kas, mengelola utang untuk para karyawannya.
  2. Mengelola risiko atas jiwa, kesehatan dan kehilangan pendapatan
  3. Membeli asset, seperti rumah dan kendaraan.
  4. Memenuhi dana pendidikan anak
  5. Memenuhi tujuan keuangan sekunder.
  6. Memenuhi dana hari tua (dana saat pensiun).

 

Sumber :

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s