invest · investasi · Reksa dana

Apa itu Investasi Reksa Dana?

Investasi reksa dana merupakan salah satu investasi yang telah dikenal oleh banyak orang di Indonesia. Reksa dana atau seringkali disebut mutual fund (biasa disingkat MF) adalah alat investasi yang berupa wadah untuk mengumpulkan dana dari masyarakat (Anda dan saya) untuk dikelola oleh perusahaan profesional yaitu manajer investasi (MI) ke dalam produk-produk investasi. Kita membeli Reksadana dengan cara membeli unit penyertaan reksadana biasanya disebut dengan NAB.

Berdasarkan Wikipedia, ada 3 hal penting berdasarkan definisi reksadana yaitu:

  • Reksadana merupakan kumpulan dana dan pemilik (investor).
  • Diinvestasikan pada efek yang dikenal dengan instrumen investasi.
  • Reksadana tersebut dikelola oleh manajer investasi.

4 Bentuk Reksa Dana Umum

Investasi Reksa Dana terdapat beberap portofolio. Apa itu portfolio: Portfolio itu kumpulan dari beberapa produk investasi. Dapat digambarkan sebagai keranjang belanjaan, didalamnya terdapat buah pepaya, melon, anggur, apel dan lain-lain.

Portfolio Manajer Investasi berisi: saham, obligasi, produk pasar uang dan lain-lain. Persentase jumlahnya akan menentukan tipe reksadana. Berikut adalah 4 bentuk Reksa Dana Umum :

1. Reksa Dana Pasar Uang

Reksadana pasar uang adalah reksadana yang isinya 100% efek pasar uang. Apa itu pasar uang? Pasar uang tidak sama dengan tukar-menukar mata uang. Pasar uang dalam hal ini contohnya utang dibawah 1 tahun (utang jangka pendek), deposito dan beberapa produk perbankan. Reksadana pasar uang merupakan reksadana yang memiliki potensi risiko terendah dan juga memberikan potensi imbal hasil (return) yang paling rendah.

2. Reksa Dana Pendapatan Tetap

Reksa dana pendapatan tetap adalah reksa dana yang minimal 80% investasinya di investasi surat utang (obligasi pemerintah atau obligasi perusahaan). Potensi imbal hasil umunya lebih besar daripada pasar uang. Potensi risiko lebih rendah daripada Reksadana Campuran dan Reksadana saham.

3. Reksa Dana Saham

Reksa dana saham adalah reksadana yang minimal 80% dari portofolio dikelola ke dalam saham (biasanya saham perusahaan di Indonesia). Reksadana saham umumnya memberikan potensi hasil yang lebih tinggi berupa capital gain (selisih harga jual dan beli) melalui pertumbuhan harga-harga saham dan deviden. Reksa dana saham biasanya memiliki potensi imbal hasil yang cukup besar bisa sampai 20% setahun dan memiliki potensi risiko yang besar.

4. Reksa Dana Campuran

Reksadana campuran reksa dana yang isinya saham dan obligasi (surat utang). Namanya produk tengah-tengah ini, pasti potensi risiko dan potensi imbal hasil berada di antara reksadana pendapatan tetap dan saham. Dari segi pendapatan umumya lebih tinggi daripada reks adana pendapatan tetap. Dari segi risiko, risikonya tidak setinggi reksa dana saham.

Sumber :

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s